Pengumuman

Untuk sementara Enamhari akan libur update dulu ya, untuk berapa lamanya belum tau. Semoga secepatnya bisa kembali update sinopsis lagi ya. :)

Les Bahasa Korea Online

✔️Materi dasar
✔️sistem via chat wa, materi-soal-kerjakan-koreksi
✔️tidak ada waktu2 tertentu karna aku yg akan menyesuaikan waktu kamu
✔️les bisa dimulai setelah menyerahkan bukti tf
✔️50k/bln.

*kalo ada yg ditanyakan bisa wa ke 085852727245

Terima kasih ❤️

SINOPSIS YOUR IMAGINATION BECOMES REALITY EPS 5

January 17, 2019

All images credit and content copyright by Ykicky studio

NB = Bold : narasi Kim Ha Neul



Kemarin malem saat Soram akhirnya tiba-tiba ada acara dan harus pulang, Haneul nggak langsung pulang kerumah, dia duduk diayunan sambil dengerin lagu, mana wajahnya sedih banget lagi.

Waktu dia denger ada orang yang nangis dia langsung berdiri dan ngelepas aerphonenya.

Apa-apaan ini…
Apa yang terjadi?




EPISODE 5



Saat itu Soram dan Haneul masuk kelas hampir samaan, Soram seneng banget bisa liat Haneul, tapi kali ini Haneul milih duduk dibelakang dan nggak nyapa Soram sama sekali.

Apa yang salah?
Bukankah seharusnya kamu duduk di sebelahku?
Hari ini sedikit berbeda.
Haneul sunbae..
Ini bukan hanya perasaanku saja, kan?




Setelah selesai kelas, Soram ngejar Haneul yang keluar duluan. Tapi Haneul nggak ngerespon, dia nggak denger lagi pake earphone. Baru waktu Soram narik bajunya dia ngerespon.

Soram tanya tentang tugas kelompok mereka, bukannya mereka harus ketemu buat bahas hal itu, tapi Haneul bilang kalo dia lagi sibuk jadi dia minta maaf sama Soram dan minta Soram buat ngirim hasil kesimpulan dia biar nanti Haneul yang bakal ngumpulin tugas kelompoknya.

Pasti aneh. 
Perasaan apa ini? 

Sumpah ya ini kenapa Haneul sama Soram jadi kaya gini, nggak tega liat wajah sedih Soram sama Haneul.


Aku pikir aku semakin dekat.
Apakah tidah?
Sungguh, apa semua itu membuatku salah?

Soram mikirin sikap Haneul yang tiba-tiba berubah, dia kepikiran banget, bingung, sedih.




Saat diluar kampus Soram lagi duduk sambil ngirim pesan ke Junki.

Soram : “lu nggak bisa tiba-tiba ninggalin kampus kaya gini. Kenapa nggak lu tunda sih?”

Junki : “ini bukan lelucon?”

Soram : “tapi itu tiba-tiba banget.”

Junki : “Udah pokoknya yang penting nanti kita minum.”

Saat itu Soram liat Haneul yang baru keluar dari halaman kampus, dipanggil beberapa kali nggak nyaut lagi dong, pake earphone. Eh atau jangan-jangan pura-pura nggak denger, wajahnya Haneul sedih banget soalnya.

Lagi-lagi Soram kecewa..

Apakah dia benar-benar menghindariku?
Itu semua kebetulan..
Atau memang itu semua kebenarannya



Di kampus tempatku tinggal
Tidak ada teman
Tidak ada pria
Aku selalu berpisah dari yang ingin aku dekat
Yang mendekatiku adalah orang yang tidak aku inginkan 
Jika aku tau, aku akan mengambil cuti

Di kelas Soram sendirian, dia merenung sangat lama lalu menganti tulisan dipapan tulis yang tadinya dibatalkan menjadi pergi. Seperti apa yang dia rasakan sekarang, semua orang yang dekat dengannya semuanya pergi.

Mungkin hari ini Soram ke kampus, eh ternyata kelasnya diliburin gitu ya, dan nggak ada yang ngasih kabar ke dia tentang hal ini.


Soram jalan sendirian, dan ada beberapa pesan dari Taeggi yang bilang kalo dia lagi didepan rumah Soram dan minta Soram buat keluar, Soram mengabaikan pesan itu.

Sungguh..
Dia selalu seperti itu.
Sebenarnya, tidak ada yang berubah antara aku dan dia.
Hanya.. itu adalah imajinasiku sendiri.



Langkah Soram terhenti, kini tepat didepannya ada Haneul yang berdiri, dengan perasaannya itu dia hanya bisa menyapa singkat dan berlalu dan kali ini Haneul menahannya.

Haneul : “Apa kamu mau minum?”

Tapi suara Haneul tidak terdengar, Soram lagi pake earphone. Terus Soram ngelepasin aerphonenya.

Soram : “Ne?”

Haneul : “Ada sesuatu yang mau omongin sama kamu.”



Haneul : “Bagaimana kamu bisa melakukan ini? Apakah aku salah paham?Tidak, kamu tidak. Liat, gue bisa seriuskan? Ahhh gue nggak begitu tau.”

Teman Haneul : “Ah idiot, mereka bisa jadi Cuma temen, ngapain lu nyimpulin sendiri?”

Haneul : “masak gitu?”

Teman Haneul : “Ya, tentu aja.lu dari dulu nggak berubah. Lu harus nunjukin perasaan lu. Soram? Mungkin dia nggak tau apa-apa. Dan kalo lu bilang kalo lu suka dia bakal malu kaya gue.”

Haneul : “Ha? Apalu ngomongin masalah itu lagi? Kapan lu bakal berhenti.”

Teman Haneul : “kenapa? Cinta SMA bukan termasuk cinta?”


Pokoknya bagian ini sesi curhat Haneul sama temannya, eh teman apa mantan ya? Taulah siapa cewek itu yang jelas dia bantu Haneul buat jujur ke diri sendiri dan yakinin Haneul buat nyatain perasaannya ke Soram.

Bahkan saat Haneul mau ngomong lewat pesan aja dimarahin HAHAHAHA dia pengen Haneul nemuin Soram secara langsung.



Apakah kita terlihat seperti memiliki pasangan dengan seseorang sekarang?




Ternyata malem itu yang di lihat Haneul adalah Soram dan Junki, pantes Haneul salah paham.



Karena itu, karena disalah pahami.
Aku membuat jarak


Dengan Soram.
Bisakah aku tidak menyesalinya?


Setelah mengumpulkan keberanian Haneul pamit sama temannya.


Dan sekarang disinilah Haneul, didepan Soram.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

1 comment